KITA DIBENTUK OLEHNYA.
Bacaan :Mazmur 139:15-18.
Nats :Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya.(Maz 139:15-16)
Seorang arsitek senior yang handal dan berpengalaman akan dapat mendesain rumah bagus dan sempurna. Bentuknya akan menarik dan indah dengan harga yang mahal tentunya.
Kalau diri kita diumpamakan sebagai sebuah rumah, siapakah yang membangunnya dan siapa arsiteknya?
Seseorang yang memberi dirinya dibangun oleh Allah, dia diharapkan dapat menjadi pribadi yang istimewa. Hanya saja masalahnya lebih banyak orang tidak mau dan tidak siap dibentuk Allah.
Pemazmur mengatakan bahwa Tuhan yang menjadikan seseorang sejak bakal anak. Selanjutnya Dia yang menetapkan, mengatur dan merancang jalan orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya.(ayat 16)
Bagaikan *ARSITEK* yang handal, Allah membentuk anak-anak-Nya dalam setiap proses pembentukan anak-anak-Nya.
Karena itu berilah diri kita untuk dibentuk Allah melalui setiap proses hidup yang mungkin *kurang atau tidak nyaman.*
Biarlah akhirnya nanti Allah *puas* melihat karya-Nya yang agung terjadi dan tergenapi melalui hidup kita sebagai anak-anak-Nya.
Alangkah berbahagianya seandainya Allah tersenyum bangga karena *kreasi pena emas-Nya* terlukiskan dengan rapi melalui rangkaian *jurnei perjalanan* hidup kita di bumi sementara ini..
Terpujilah Tuhan kita !!
Salam KG